Bisnis perbengkelan memang tidak ada matinya. Walaupun bengkel
skala kecil-kecilan, kalau digarap dengan baik, pasti banyak mengundang
pelanggan antri di bangkel Anda. Dewasa ini, mobil adalah salah satu
kebutuhan vital karena manusia modern tingkat mobilitasnya semakin
tinggi.
Tidak
pelak lagi, kendaraan pribadi adalah pilihan tepat untuk meningkatkan
kecepatan mobilitas Anda sehari-hari. Sekarang ini, sangat mudah
membeli mobil pribadi. Banyak agen leasing atau bank yang menawarkan kredit mobil.
Melihat banyaknya mobil di jalanan, dari kacamata enterpreneur sejati, merupakan sebuah peluang yang memiliki prospek cerah jika digeluti. Ya. Ada mobil, pasti membutuhkan bengkel. Mengapa demikian?
Setiap pemilik mobil belum tentu memiliki kemampuan memperbaiki mobilnya sendiri atau mengetahui mesin
dengan baik. Mereka butuh seorang teknisi handal untuk memperbaiki
mobilnya jika terjadi kerusakaan. Mungkin karena tidak memiliki waktu
luang untuk sekadar perawatan rutin.
Sebenarnya, membuka bengkel mobil adalah usaha menguntungkan karena tidak mengenal musim dan tren. Tidak perlu promosi
gencar agar memperoleh pelanggan. Modalnya pun tidak perlu
banyak-banyak. Yang jelas, keahlian menguasai seluk-beluk mesin dan
kelistrikan mobil selalu di update agar tidak ketinggalan.
Membuat usaha
apapun pasti harus menyiapkan modal. Modal merupakan syarat pertama
yang wajib ada. Sumber modal bisa dari tabungan pribadi atau pinjaman
orang tua. Bisa juga dari pihak ketiga, seperti bank, koperasi, dan investor.
Yang jelas, Anda harus disiplin mengelola modal agar tidak tekor. Modal digunakan untuk membayar karyawan, membeli perkakas, sparepart mobil, membayar iuran listrik, air, dan sampah. Pisahkan modal dengan uang pribadi.
Membuka
usaha bengkel mobil, perlu lahan yang cukup luas untuk menampung
beberapa mobil. Usahakan lahan bengkel bisa menampung lima mobil
sekaligus. Jika tidak memiliki tanah sendiri, Anda bisa menyewa tanah kosong.
Usahakan lahan atau lokasi bengkel Anda dekat dengan jalan besar sehingga akses menuju bengkel Anda mudah dijangkau mobil. Lokasi
bengkel yang strategis atau di tepi jalan lebih menguntungkan. Usahakan
bangunan bengkel Anda representatif, komposisi bangunan tertutup, dan space terbuka.
Perkakas bengkel merupakan salah satu modal sangat penting yang harus Anda lengkapi. Perkakas yang komplit dan modern akan menjadikan nilai lebih bagi Anda. Perkakas ini, contohnya kunci pas berbagai ukuran, obeng, baut, compressor, alat balancing, dan spouring.
Laskar otomotif
ini adalah aset Anda yang paling berharga. Sebaiknya, ambillah tenaga
teknisi dari orang-orang yang berpengalaman dan memiliki wawasan
otomotif baik. Usahakan teknisi-teknisi Anda bisa menguasai beberapa
jenis mobil. Contohnya, bisa memperbaiki mobil matik dan mobil manual
atau nonmatik. Selain itu, harus menguasai kelistrikan mobil.
Selain menyediakan jasa perbaikan mobil, ada baiknya Anda membuka toko sparepart mobil. Bengkel yang ramai dicari adalah bengkel yang memiliki toko sparepart, tentunya onderdil dijamin keaslian dengan kualitas yang selalu dijaga.
Agar pelanggan Anda betah dan menjadi loyal, sebaiknya Anda memberikan layanan pascaperbaikan, seperti garansi, antar jemput mobil, konsultasi mesin, dan pencucian gratis setelah diservis. Masih banyak lagi bentuk layanan lain yang membuat pelanggan Anda tidak pergi ke bengkel lain.